PATI, ISKNEWS.COM – Kepala Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Pati, Arif Setyo Handono ditetapkan tersangka oleh Polres Pati terkait dengan dugaan kasus korupsi dana desa.

Dari informasi yang dihimpun, Handono sudah ditahan Polres Pati dengan status sebagai tersangka. Hanya saja, pihak kepolisian belum memberikan jawaban resmi karena masih dalam proses pengembangan.

M Saerozi, warga setempat saat dihubungi mengatakan, status Handono saat ini sudah menyandang status tersangka. “Kamis kemarin Kades memenuhi panggilan dari penyidik Polres Pati. Kabarnya dia langsung ditahan, karsna statusnya sudah dijadikan tersangka,” kata Saerozi.

Menurut keterangan Saerozi, kepala desanya itu tersandung kasus dugaan korupsi penggunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun 2015.

Proyek pengerjaan yang diduga dikorupsi, kata Saerozi, di antaranya pembangunan talut di Dukuh Gendungan dengan nominal sekitar Rp 199 juta hingga pembangunan balai desa serbaguna.

Sementara anggaran untuk rukun warga (RW) dan pemuda karang taruna, disebut Saerozi sebagai kegiatan fiktif. “Ada kwitansinya, tapi tidak ada penyalurannya,” tambahnya.

Kasus dugaan korupsi tersebut pertama kali ditemukan warga dengan taksiran kerugian negara lebih dari seratus juta. Namun setelah diperiksa tim dari Polines dan terakhir diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara ditaksir lebih besar dari yang ditemukan warga.

“Harapan kami sebagai warga, merah-putih. Artinya bebas dari KKN, pembangunan merata dan kehidupan warga lebih sejahtera,” tandasnya. (wr/ym)