LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati – Meneruskan program di tahun sebelumnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Pulorejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, masih memprioritaskan penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2018 untuk pembangunan infrastruktur demi kemaslahatan masyarakat.
Jika di tahun 2017 penggunaan DD digunakan untuk pembangunan Talut serta Pengaspalan jalan poros dan jalan desa. Tahun ini, Pemdes Pulorejo fokus meneruskan pembangunan infrastruktur jalan dengan cara di-Rabat Beton (lean concrete).
“Dana Desa tahun ini, kami fokus untuk rabat beton semua, karena DD tahun kemarin kami gunakan untuk pengaspalan jalan dan talut ternyata hasilnya masih kurang maksimal,” tutur Kepala Desa Pulorejo, Sukiswanto, belum lama ini.
Kepala Desa Pulorejo, Sukiswanto saat ditemui belum lama ini. (Jarot/ISKNEWS.COM)
Ditargetkan, untuk tahun 2019 semua pembangunan infrastruktur Desa Pulorejo sudah rampung pengerjaannya. Sehingga, bisa segera dinikmati warganya untuk menjalani rutinitas. Juga, agar roda perekonomian di desa tersebut bisa berjalan maksimal dengan adanya pembangunan itu.
“Tahun 2019 kami menargetkan pembangunan infrastruktur harus terselesaikan semua. Kemudian kami akan bergerak ke bidang pengembangan ekonomian warga,” jelasnya.
Dengan memanfaatkan DD, Pemdes Pulorejo berencana akan mengadakan pelatihan di bidang kriya (kerajinan tangan -red). Pasalnya, kebanyakan warga Desa Pulorejo berpenghasilan sebagai pembuat berbagai kerajinan tangan peralatan rumah tangga tradisioanal.
“Selama ini BUMDes dialoksikan untuk simpan pinjam ibu-ibu PKK, namun jumlahnya sangat sedikit. Nanti kalau pembangunan infastruktur sudah selesai semua kami baru akan maksimalkan BUMDes untuk menunjang perekonomian warga, karena potensi Desa Pulorejo perlu kami kembangkan. Mengingat mayoritas warga kami berpenghasilan sebagai pembuat barang-barang rumah tangga tradisional seperi ceting, tambir, dunak dan kallo,” bebernya. (WJ/AM)