PATI,LINTASPATI.CO.ID – Banjir kembali menggenangi sebagian wilayah Kabupaten Pati akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi pada Rabu dini hari (01-05-2019). Permukiman warga dari sejumlah desa pun tergenang banjir.

Di Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa ketingian air yang menggenangi permukiman dengan ketinggian mencapai 70cm. Air mulai menggenangi wilayah tersebut, menurut penuturan Ketua RT 07/01 Desa Ngurensiti Kecamatan Wedarijaksa, Sumarto sekitar pukul 03.00 wib.

“Hujannya memang deras sekali. Tapi banjir yang terjadi di wilayah kami ini merupakan kiriman dari desa lain yang berada di sebelah barat, terutama di Kecamatan Tlogowungu. Akibatnya Sungai Jontro yang dekat permukiman penduduk tidak mampu menampung dan limpas,” terangnya.

Sebagian besar rumah warga yang letaknya lebih rendah harus merelakan rumahnya terendam banjir. Hingga Rabu siang terlihat banjir belum juga surut, bahkan warga mengaku air kembali bertambah debitnya. Ketinggian air yang semula mencapai 70cm, sempat surut sekitar 2cm pada pukul 10.00 wib.

“Kami perkirakan banjir ini akan bertambah tinggi dan meluas, jika wilayah barat hujan. Banjir inikan kiriman dari sana,” imbuhnya.

Hujan yang cukup deras selama beberapa jam tersebut, juga mengakibatkan permukiman warga di sejumlah desa kebanjiran. Seperti halnya Desa widorokandang Kecamatan Pati, Desa Sukoharjo Kecamatan Wedarijaksa, Desa Ketitang Wetan Kecamatan Batangan, Desa Doropayung dan Kedungpancing Kecamatan Juwana serta sebagian komplek perumahan Wijayakusuma Desa Kutoharjo, Pati. Ketinggian air yang menggenangi wilayah tersebut bervariasi, antara 30-60cm. (IN)